Prestasi

SD Alam Muhammadiyah Martapura Raih 17 Medali di Bupati Banjar Cup, Bukti Komitmen Kembangkan Bakat Siswa

11 August 2026
08:53 WIB
SD Alam Muhammadiyah Martapura Raih 17 Medali di Bupati Banjar Cup, Bukti Komitmen Kembangkan Bakat Siswa

 

Martapura - SD Alam Muhammadiyah Martapura atau SD Almira kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui ekstrakurikuler Tapak Suci. Dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Bupati Banjar Cup se-Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, para siswa SD Almira berhasil membawa pulang 17 medali.

Kejuaraan tersebut berlangsung pada 7 sampai 9 Agustus 2026 di Aula Kelurahan Indrasari, Martapura. Para siswa SD Almira menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan meraih 4 medali emas, 4 medali perak, dan 9 medali perunggu.

Perolehan tersebut menjadi capaian penting bagi SD Alam Muhammadiyah Martapura, terlebih Tapak Suci merupakan salah satu ekstrakurikuler yang dikembangkan di sekolah. Prestasi ini sekaligus menjadi momentum kebanggaan bagi keluarga besar SD Almira dan perguruan pencak silat Tapak Suci.

Kepala SD Alam Muhammadiyah Martapura, Firman Hadi, menyampaikan bahwa prestasi siswa tidak hanya diukur dari capaian akademik. Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab untuk memberikan ruang kepada setiap anak agar dapat menemukan, mengembangkan, dan menunjukkan potensi yang dimilikinya.

"Setiap anak memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda. Sekolah harus memberikan ruang kepada mereka untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki. Prestasi di bidang pencak silat ini menjadi bukti bahwa ketika anak mendapatkan kesempatan, pendampingan, dan lingkungan yang mendukung, mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya," ujar Firman Hadi.

Menurut Firman, pendidikan di SD Alam Muhammadiyah Martapura tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik. Sekolah juga memberikan perhatian terhadap perkembangan karakter, keterampilan, minat, bakat, dan potensi setiap peserta didik.

SD Alam Muhammadiyah Martapura yang dikenal sebagai sekolah alam pertama di Martapura mengembangkan proses pendidikan dengan basis pendidikan alam dan akhlak. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman, aktivitas, dan berbagai kegiatan yang dapat mengasah kemampuan mereka.

Salah satunya melalui ekstrakurikuler Tapak Suci. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan fisik sekaligus membangun kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, ketekunan, dan mental yang kuat.

Dalam pencak silat, siswa tidak hanya belajar teknik bela diri. Mereka juga belajar bagaimana menjalani proses latihan, mengikuti aturan, menghargai lawan, menerima hasil pertandingan, dan terus memperbaiki kemampuan.

Bagi SD Almira, keberhasilan meraih 17 medali dalam Bupati Banjar Cup bukan sekadar tentang jumlah penghargaan yang dibawa pulang. Capaian tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan dan pengalaman belajar siswa.

Empat medali emas, empat medali perak, dan sembilan medali perunggu menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan yang dapat terus dikembangkan melalui latihan dan pendampingan yang konsisten.

Firman Hadi menegaskan bahwa sekolah akan terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan yang mereka miliki.

"Anak-anak tidak harus unggul hanya dalam satu bidang. Ada yang memiliki kemampuan akademik, olahraga, seni, kepemimpinan, maupun keterampilan lainnya. Kami ingin setiap anak memiliki ruang untuk berkembang dan menemukan potensi terbaiknya," jelasnya.

Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya SD Alam Muhammadiyah Martapura dalam menghadirkan pendidikan yang memperhatikan perkembangan anak secara menyeluruh. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi siswa untuk membangun karakter dan mengembangkan keterampilan.

Prestasi para siswa Tapak Suci di Bupati Banjar Cup diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan bakat dan kemampuan yang mereka miliki.

Bagi sekolah, setiap prestasi merupakan hasil dari proses yang melibatkan siswa, pelatih, guru, orang tua, dan lingkungan sekolah. Karena itu, 17 medali yang diraih dalam kejuaraan tersebut menjadi kebanggaan bersama sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan siswa.

Dengan capaian 4 medali emas, 4 medali perak, dan 9 medali perunggu, SD Alam Muhammadiyah Martapura kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap bakat, keterampilan, karakter, dan potensi setiap anak.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis alam dan akhlak dapat berjalan seiring dengan pengembangan bakat dan prestasi siswa. SD Almira terus berupaya menjadi ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan kemampuan terbaik mereka. 


Berita Terkait

Artikel lainnya di kategori Prestasi