Martapura - SD Alam Muhammadiyah Martapura atau SD Almira kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi dan kreativitas siswa melalui keikutsertaan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Martapura. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 18 Agustus 2026, bertempat di SDN Keraton 4 Martapura.
Sebagai sekolah alam yang terus berkembang dan menuju salah satu sekolah terbaik di Martapura, SD Almira berupaya memberikan ruang yang luas bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, keberanian dan potensi di berbagai bidang. Tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, sekolah juga mendorong siswa untuk aktif mengikuti kegiatan bahasa, seni, olahraga, budaya dan berbagai kompetisi lainnya.
Festival Tunas Bahasa Ibu menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk mengenal sekaligus menggunakan bahasa daerah melalui berbagai cabang perlombaan. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman kepada siswa untuk tampil di hadapan orang lain, menyampaikan gagasan, bercerita serta memahami kekayaan bahasa dan budaya Banjar.
Pada FTBI tingkat Kecamatan Martapura, SD Almira mengirimkan enam siswa untuk mengikuti beberapa cabang perlombaan. Mereka adalah Aeera Isabell Syahbana dan M. Naufal Fawwaz Abqory pada cabang Bapandung, Amara pada cabang Menulis Kisah Handap, Kanza Hanifa pada cabang Bakisah Bahasa Banjar, Adiva Khadijah Artamila pada cabang Pidato Bahasa Banjar Puteri, serta Hamizan Ar Rofif pada cabang Pidato Bahasa Banjar Putera.
Keikutsertaan tersebut membuahkan hasil positif. Hamizan Ar Rofif berhasil meraih Juara 3 Pidato Bahasa Banjar Putera. Prestasi serupa diraih Adiva Khadijah Artamila yang memperoleh Juara 3 Pidato Bahasa Banjar Puteri.
Sementara itu, prestasi terbaik diraih Kanza Hanifa yang berhasil menjadi Juara 1 pada cabang Bakisah Bahasa Banjar. Hasil tersebut membuat Kanza berhak mewakili Kecamatan Martapura untuk melanjutkan kompetisi pada Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Kabupaten.
Capaian tersebut menjadi tambahan prestasi bagi SD Almira sekaligus menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan yang beragam. Bagi sekolah, keberhasilan dalam kompetisi tidak hanya diukur dari jumlah piala yang diperoleh, tetapi juga dari proses siswa dalam berlatih, mempersiapkan diri dan berani tampil di hadapan orang lain.
Kepala SD Alam Muhammadiyah Martapura, Firman Hadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah bertanding dan membawa nama SD Almira dalam kegiatan tersebut.
“Selamat kepada anak-anak yang sudah bertanding dan memberikan kemampuan terbaik. Kami bangga dengan keberanian dan usaha yang sudah diberikan. Menang atau belum berhasil mendapatkan juara, semuanya merupakan proses belajar yang penting bagi anak-anak,” ujar Firman Hadi.
Firman juga memberikan apresiasi khusus kepada Kanza Hanifa yang berhasil meraih Juara 1 dan akan melanjutkan perjuangan ke tingkat Kabupaten.
“Selamat kepada Kanza yang berhasil meraih Juara 1. Semoga semakin percaya diri dan terus berlatih untuk menghadapi tingkat Kabupaten. Selamat juga kepada Hamizan dan Adiva yang berhasil meraih Juara 3. Kepada teman-teman yang belum mendapatkan juara, jangan berhenti belajar dan terus berani mencoba,” lanjutnya.
Menurut Firman, pengembangan kreativitas anak menjadi salah satu perhatian SD Almira dalam proses pendidikan. Sekolah ingin memberikan ruang kepada siswa untuk menemukan kemampuan yang mereka miliki melalui berbagai pengalaman, termasuk mengikuti perlombaan dan kegiatan di luar pembelajaran kelas.
“SD Almira ingin terus berkembang. Kami ingin menjadi sekolah yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk kreatif dan menemukan potensinya. Karena itu, kami tidak ingin anak-anak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bahasa, seni, olahraga, budaya dan bidang lainnya,” jelas Firman.
Keikutsertaan dalam FTBI juga dinilai memberikan pengalaman penting bagi siswa dalam mengenal budaya daerah. Bahasa Banjar tidak hanya dipelajari sebagai bagian dari pembelajaran, tetapi digunakan secara langsung melalui kegiatan bapandung, bakisah dan pidato.
Pengalaman tersebut dapat membantu siswa membangun kemampuan komunikasi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Ketika tampil dalam sebuah perlombaan, siswa belajar menyusun gagasan, menggunakan bahasa dengan baik, mengatur intonasi dan berkomunikasi dengan audiens.
Bagi SD Almira, pendidikan juga perlu memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi berbagai bidang. Setiap siswa memiliki minat dan kemampuan yang berbeda. Karena itu, sekolah berupaya menghadirkan berbagai kegiatan agar anak memiliki kesempatan untuk menemukan bidang yang sesuai dengan potensi dan ketertarikannya.
Upaya tersebut menjadi bagian dari perjalanan SD Almira untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan berkembang sebagai salah satu sekolah yang diperhitungkan di Martapura. Prestasi siswa menjadi salah satu indikator perkembangan, tetapi sekolah juga menempatkan proses pembentukan karakter, kreativitas, keberanian dan kemandirian sebagai bagian penting dalam pendidikan.
Dengan keberhasilan Kanza Hanifa meraih Juara 1, SD Almira kini bersiap memberikan dukungan dalam menghadapi Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Kabupaten. Kanza diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan penampilan terbaik untuk membawa nama Kecamatan Martapura.
Sementara itu, prestasi Hamizan Ar Rofif dan Adiva Khadijah Artamila yang masing-masing meraih Juara 3 menjadi capaian yang turut membanggakan sekolah. Keenam siswa yang mengikuti FTBI telah mendapatkan pengalaman berharga untuk tampil, berkompetisi dan mengenal lebih dekat bahasa serta budaya Banjar.
Melalui kegiatan tersebut, SD Almira kembali menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kreativitas bagi siswa. Sekolah ingin setiap anak mendapatkan kesempatan untuk berkembang sesuai potensi masing-masing, berani mencoba hal baru dan memiliki pengalaman yang dapat mendukung proses tumbuh kembang mereka.
Dengan semangat tersebut, SD Almira terus melangkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membangun lingkungan sekolah yang mendorong siswa menjadi pribadi yang aktif, kreatif, percaya diri dan memiliki apresiasi terhadap bahasa serta budaya daerah.
Artikel lainnya di kategori Prestasi